Sejarah Himakesja

logo himakesja

HIMAKESJA merupakan singkatan dari Himpunan Mahasiswa Keselamatan dan Kesehatan Kerja, organisasi ini berdiri pada tanggal 28 Februari 2007. Organisasi mahasiswa ini terletak di Jalan Kolonel Sutarto No. 150 Kelurahan Jebres Surakarta ini memiliki sifat intelegensi, inisiatif, kreatif, humanis, sosial, jujur, adil, dan merata.

Awal mula terbentuknya organisasi ini yaitu sebagai wadah bagi seluruh mahasiswa Diploma 4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Dengan menghimpun mahasiswa Diploma 4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret agar dapat menyalurkan minat dan bakat untuk menjadi insan akademis yang berguna bagi agama, nusa dan bangsa merupakan salah satu tujuan berdirinya Himakesja. Selain itu, tujuan Himakesja yang lainnya yaitu untuk meningkatkan pemahaman dasar-dasar organisasi kesadaran dan kemampuan dalam organisasi serta pengembangan profesi. Kemudian, Himakesja juga memiliki fungsi tersendiri untuk mahasiswanya yaitu sebagai wadah penyalur kegiatan kreatif mahasiswa, sebagai tempat untuk pembinaan dan pengembangan potensi mahasiswa dalam menunjukan tujuan organisasi, serta sebagai sarana penyalur aspirasi anggota dan sebagai sarana komunikasi sosial timbal balik antar anggota dan atau antar organisasi mahasiswa.

HIMAKESJA dipimpin pertama kali oleh Ervansyah Wahyu Utomo pada tahun 2007. Pada awal tahun kepemimpinan ini, struktur organisasi Himakesja terdiri dari Ketua Umum, Sekretaris Umum, Sekretaris 1, Sekretaris 2, Bendahara Umum, dan Bendahara 1. Struktur organisasi yang seperti ini berlaku pada beberapa periode yaitu pada saat himakesja dibawah kepemimpinan Haris pada tahun 2008, Mursid di tahun 2009, Tri Joko di tahun 2010 dan kepemimpinan M. Waliono di tahun 2011. Akan tetapi pada 2 periode kepemimpinan selanjutnya tepatnya pada tahun 2012 saat Himakesja dibawah kepemimpinan M. Vidi Perdana dan 2013 dibawah kepemimpinan Yoga Kusumananda, struktur organisasi Himakesja sedikit mengalami perubahan yaitu terdiri dari Ketua Umum, Wakil Ketua, Sekretaris Umum, Sekretaris 1, Bendahara Umum, dan Bendahara 1.

Namun struktur organisasi yang baru itu tidak bertahan lama dan pada kepemimpinan baru pada tahun 2014 yang saat ini di ketuai oleh Andhika Yuli Pratama struktur organisasi itu kembali seperti awal terbentuknya himakesja yaitu terdiri dari Ketua Umum, Sekretaris Umum, Sekretaris 1, Sekretaris 2, Bendahara Umum dan Bendahara 1.

Sedangkan Pada tahun 2015 yang diketuai oleh Gegget Bryan Kayanto struktur organisasi himakesja kembali mengalami sedikit perubahan yaitu terdiri dari Ketua Umum, Sekretaris Umum, Sekretaris 1 dan sekretaris 2. Kemudian ada Bendahara Umum, bendahara 1 dan dibawahnya ada berbagai Divisi yang mendukung berjalannya organisasi ini.

Pada tahun 2016 Himakesja diketuai oleh Aditama Putra Nugraha mengalami sedikit perubahan struktur, dimana terdapat wakil ketua, divisi PENPRO dan KIL sebagai tambahannya. Wakil ketua dan KIL ini dinilai mampu untuk menjaga keutuhan para pengurus Himakesja agar tidak terjadi perpecahan, sedangkan Penpro merupakan divisi yang bergerak dibidang keprofesian.

Kemudian di tahun 2017 ini, Himakesja diketuai oleh Muh. Faisal Alghori yang mana struktur organisasi sama dengan tahun sebelumnya, hanya saja terdapat penghilangan pada KIL dan mengoptimalkan kinerja dari wakil ketua.